annuqayah

Oleh: Badruz Zaman


hari menulis tentang dirinya yang tumbuh di tanah ini. tentang hati yang subur oleh doa-doa, tentang jiwa yang abdi pada nasib dalam mimpi-mimpi yang baka. mula-mula, di sinilah rimbun ilalang yang konon angker, temaram nurani yang gelap, listrik yang tak sampai, sebab dunia masih di tangan gulita. entah tuhan berencana apa, tibalah utusan yang mengampu tanah ini sebagai akhir dari sebuah pengembaraan, setelah beribu kilo meter ia tempuh dari tanah rantau, sampai akhirnya di sinilah sepetak tanah riuh oleh syahadat dan surah-surah yang ramah. ya, di sinilah ia tanam benih-benih cinta, lahir sebagai santri yang mencelupkan hatinya untuk semua, menasbih leluhur yang disebut dalam dereten nama-nama yang khusus, menembang puji-pujian untuk sang nabi, bahkan harapan yang tak lekang teduh di hati yang tenteram.


di tanah ini, seabad kemudian bisinglah lokasi yang sepi, corong-corong dinaikkan menghadap segala penjuru, kitab suci mendaras ria yang menandakan kemerdekaan sebuah nurani. kiai menitik jalan yang disebut sebagai ketenangan, serentaklah semua menaklidkan untuk sampai.


dari rahim annuqayah, santri-santri merobek tangannya pada malam-malam yang sunyi, air matanya gemericik membasuh batin masing-masing, melunakkan segala yang pongah dan menyuci noda-noda serakah. sambunglah, dawuh kiai, sambunglah, dawuh beliau berulangkali. yasin kemudian lesat dari dua tangannya yang penat.


seumpama kabel-kabel nurani, fatihah menjempatani segala cahaya, pancar dari rongga dada, terang untuk alam semesta. maka, tak ayal dari lubuk hati yang dipeluk oleh restu, segala cinta kembali pada yang lugu—kekasih yang semerbak kasturi itu, seakan tiba turun menyapu kemurungan. cukuplah akhirnya dunia menggariskan diam, dan doa yang dilempar tepat pada sasaran, dan tarhim pada jiwa yang kelam.


lu’ghulu’, 12 juli 2022


Annuqayah: Pondok Pesantren yang berlokasi di Guluk-guluk Sumenep, Madura, didirikan pada tahun 1887 oleh Kiai Muhammad As-Syarqawi.

Leave a Comment

Your email address will not be published.

Scroll to Top
× Hubungi kami