Baca Karya Dari Para Funners

puisi

Setelah Kapal-kapal Bergerak ke Ampenan

September 19, 2021
Oleh: Ilham Rabbani “Kau hanya tahu: tak ada yang dibentangkan lengkung langit selain cuaca buruk jelang penghabisan; lalu jauh, jauh
puisi

Nyai

September 19, 2021
Oleh: MA. Fauzan Al Riyadh Panjaitan Ia bertaruh; dalam matanya tergambar peta nusantara beserta ekspedisi rempah-rempah, perjalanan jalur sutera, revolusi
puisi

Astabrata

September 19, 2021
Oleh: Ian Hasan kisma/ tatkala ibu mengajariku setia menanam darma, menyemai benih-benih cinta kau bergeming di satu paragraf panjang tentang
puisi

Orang-Orang Tersingkir

September 19, 2021
Oleh: Yuditeha orang-orang dewasa yang arogan telah menandai tawa sebagai cakar memanjang yang kekelamannya meruangi langit sementara kau hanya punya
puisi

Kampuchea dalam Tiga Peristiwa

September 19, 2021
Oleh: Daruz Armedian /1/ The Killing Tree, Chankiri[1] adakah rengekan bayi kau dengar dari pohon ini? pada sebuah pohon sunyi, pohon
puisi

SEBELUM HARI MENGEPUNGMU DENGAN CUACA BURUK DI KEPALA

September 19, 2021
Oleh: Trybuana Tunggal Dewi Rahmadani Kutuliskan catatan-catatan peringatan hidup sederhana: Catatan #1 – Selalu ada kemalangan bersembunyi di balik dongeng-dongeng megah, seperti
1 2 3 17

Alamat
Ruko De Farda RK-5, Sidoarjo, Jawa Timur, 61254

Jam Buka
Monday to Friday: 10 AM - 16 PM
Weekend: 10 AM - 15 PM

× Hubungi kami
%d bloggers like this: